Rabu, 15 Juli 2020

Komentari Kematian George Floyd, Selena Gomez Ajak Tanda Tangan Petisi

Selena Gomez mengajak para penggemarnya untuk tanda tangan petisi George Floyd.

Linda Rahmadanti
cloud_download Baca offline
Selena Gomez. (Instagram/@lamiscorner)
Selena Gomez. (Instagram/@lamiscorner)

Matamata.com - Sederet artis ikut memberikan komentar terkait kasus George Floyd. Bahkan hal ini juga menyulut api kemarahan warga Amerika Serikat.

Hal tersebut lantaran kematian George Floyd dianggap sebagai salah satu kasus rasisme yang menyedihkan.

Lewat akun Twitternya, Selena Gomes menyuarakan keresahannya.

Ia mengaku menghabiskan waktu selama 24 jam untuk memikirkan hal itu. Ia sadar bahwa semuanya telah terjadi.


Selena Gomez soroti kasus kematian George Floyd (Twitter @selenagomez)
Selena Gomez soroti kasus kematian George Floyd (Twitter @selenagomez)

''I have spent the last 24 hours trying to process this all. Nothing anyone says can take back what has happened. But we can and must all make sure to take action. Too many black lives have been taken from us for far too long,'' cuit Selena Gomez di akun Twitter pribadinya.

Kendati demikian, ia menyadarkan semua orang bahwa saat ini masih bisa untuk mengambil tindakan.

Tak hanya itu, Selena Gomez juga mengajak semua orang untuk menandatangani petisi soal George Floyd.

Selena Gomez ajak tanda tangani kasus kematian George Floyd (Twitter @selenagomez)
Selena Gomez ajak tanda tangani kasus kematian George Floyd (Twitter @selenagomez)

''They deserve better. They deserve to be heard. We all need to do better and not sit in silence as this injustice continues,'' cuitnya.

Seperti yang kita tahu, sejumlah warga Amerika Serikat mengecam tewasnya George Floyd karena aksi berlebihan yang dilakukan oleh Derek Chauvin saat menangkap.

Diketahui Derek menahan leher George Floyd dengan lutut agar tidak terjadi perlawanan saat penangkapan.

Hal tersebut rupanya membuat George Floyd kehabisan napas dan akhirnya meninggal dunia.

Sebagai informasi, George Floyd ditangkap karena dugaan menggunakan uang palsu untuk berbelanja.

Terkait

Load more