Kamis, 17 Oktober 2019

Takut Tragedi Putri Diana Terulang, Pangeran Harry Tuntut Pers Inggris

Pangeran Harry merasa keluarganya ditindas oleh pers.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe
Meghan Markle dan Pangeran Harry (Instagram/@sussexroyal)
Meghan Markle dan Pangeran Harry (Instagram/@sussexroyal)

Matamata.com - Atas pemberitaan yang dianggap melanggar hukum alias tidak sah, Pangeran Harry menuntut pers Inggris pada Selasa (01/10/2019). Suami Meghan Markle itu merasa keluarganya ditindas sudah oleh pers.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan langsung oleh Pangeran Harry, adik Pangeran William ini takut jika kejadian yang menimpa ibunya, Putri Diana akan terulang kembali pada keluarganya.

"Saya kehilangan ibu saya dan sekarang saya melihat istri saya menjadi korban dengan kekuatan yang sama," ungkap Pangeran Harry seperti yang dilansir dari Reuters.

Dengan kata-kata panjang dan emosional, ia mengatakan tak ingin keluarganya hancur karena pers.


"Ketakutan terdalam saya adalah sejarah berulang dengan sendirinya. Saya telah melihat apa yang terjadi ketika seseorang yang saya cintai mengalami komoditisasi hingga mereka tidak lagi diperlakukan atau dilihat sebagai orang yang nyata", tulisnya.

Pangeran Harry dan Meghan Markle. (@celebitchyofficial/instagram)
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (@celebitchyofficial/instagram)

Sementara itu, firma hukum yang mewakili Meghan Markle dan Pangeran Harry menggambarkan penerbitan surat tersebut sebagai bagian dari kampanye oleh kelompok media. Di mana hal tersebut sengaja menerbitkan kisah palsu dan secara langsung merendahkan Meghan dan suaminya.

"Kami telah mengeluarkan proses untuk memperbaiki pelanggaran privasi ini, pelanggaran hak cipta dan agenda media yang disebutkan sebelumnya," ujar pihak Schillings, firma hukum yang mewakili keluarga Sussex.

Meski demikian, pihak Schillings tidak memberikan rincian terkait surat yang dimaksud ataupun tanggal publikasinya.

Meghan Markle royal tour di Afrika. (Instagram/@sussexroyal)
Meghan Markle royal tour di Afrika. (Instagram/@sussexroyal)

Dalam akhir pernyataannya, pangeran Harry mengatakan jika tindakan tegas ini mungkin bukan yang diharapkan tapi ia yakin jika sikapnya sudah benar.

"Meskipun tindakan ini mungkin tidak aman, tapi ini yang benar," tutupnya.

Terkait

Load more