Kamis, 22 Agustus 2019

Duh, Ratusan Pekerja Film Hollywood Ketipu Proyek di Indonesia

Duh, kok bisa ya pekerja film Hollywood ketipu di Indonesia?

Tinwarotul Fatonah | Irma Joanita
Seorang penipu wanita ngaku jadi Sarah Finn dan bos film lainnya. (Youtube/MarvelousTV)
Seorang penipu wanita ngaku jadi Sarah Finn dan bos film lainnya. (Youtube/MarvelousTV)

Matamata.com - Kabar kurang mengenakkan datang dari pekerja film Hollywood. Hal ini karena terdapat informasi dari sebuah lowongan pekerjaan di Indonesia yang ternyata menipu.

Kasus yang menimpa pekerja film Hollywood ini sampai membuat FBI turun tangan loh.

Awalnya, pelaku menyamar sebagai bos Lucasfilm yang bernama Kathleen Kennedy. Ia menawarkan pekerjaan palsu yang membuat pekerja film melakukan pembayaran di awal kerjasama.

Bukan sebulan dua bulan lalu, FBI mengatakan bahwa penipuan kepada pekerja film ini telah berlangsung sejak tahun 2013.


Mulai dari penulis skenario, makeup artist hingga aktor, FBI mengatakan para korban tersebut dihubungi melalui SMS, email, maupun telepon.

Para pekerja ini pun diberi tahu jika pekerjaan tersebut memerlukan perjalanan ke Indonesia, untuk menguji seberapa besar profesionalisme mereka.

Para korban pun disambut oleh seorang sopir dan meminta bayaran untuk layanan pengemudi hingga biaya lainnya sampai perjalanan tersebut selesai.

Beberapa pekerja film lainnya seperti Victoria Alonso, wakil presiden eksekutif produksi di Marvel, mengaku menemukan seorang scammer yang memakai identitasnya untuk melakukan audisi telepon eksplisit dengan calon aktor.

Victoria Alonso. (Instagram/@latinheatmag)
Victoria Alonso. (Instagram/@latinheatmag)

Dia mengatakan kepada Hollywood Reporter "Seseorang mengaku jadi saya dan telah melakukan hal-hal ini," ujar Victoria Alonso.

Aktor yang bernama Brandon Wengrzynek juga mengatakan kepada salah satu koran perdagangan bahwa ia sampai mengikuti casting adegan seksual saat tertipu orang yang sama.

Sosok wanita penipu ini mengaku jadi sutradara Sarah Finn, yang bekerja pada Avengers: Infinity War dan Black Panther kepada Brandon Wengrzynek.

Sarah Finn. (Instagram/@sarahfinncasting)
Sarah Finn. (Instagram/@sarahfinncasting)

"Dia benar-benar meyakinkan," kata Wengrzynek kepada Hollywood Reporter.

Hingga akhirnya, Brandon Wengrzynek kemudian menghubungi seorang teman untuk mencoba memverifikasi tawaran pekerjaan dan menemukan itu palsu.

Dilansir dari New York Times, sekitar 100 korban telah diajak kerjasama serta ditipu oleh wanita yang diduga dari Asia ini. Mereka pun mengalami kerugian mulai dari Rp 41 juta sampai Rp 2 miliar.

Duh, siapa ya kira-kira sosok wanita penipu yang berani mengelabui ratusan pekerja film Hollywood ini?

Terkait

Load more