cancel
Kamis, 24 September 2020

Di Usia 80 Tahun, Seniman Boneka Tongki Gatot Soenjoto Meninggal Dunia

Begini ungkapan duka anak-anak Gatot Soenjoto.

Tinwarotul Fatonah
cloud_download Baca offline
Gatot Soenjoto. (YouTube)
Gatot Soenjoto. (YouTube)

Matamata.com - Beberapa hari setelah musisi Yopie Latul, kini menyusul seniman boneka tongki, Gatot Senjoto meninggal dunia.

Gatot Soenjoto meninggal dunia hari ini, Sabtu, 12 September 2020 sekitar pukul 4.35 WIB. Berita duka ini disampaikan melalui postingan di laman Facebook Indonesian Multi Entertainer Gatot Soenjoto dan Tongki.

Gatot Soenjoto dan Ria Enes [Facebook]
Gatot Soenjoto dan Ria Enes [Facebook]

"Gatot Soenjoto, berpulang kembali ke Sang Maha Pencipta. Papa meninggalkan kami dengan damai dalam tidurnya di rumah dan bersatu dengan semesta," demikian keterangan yang ditulis di Facebook.

Duka mendalam dirasakan keluarga. Kendati begitu, namun mereka akan selalu mencintai seniman yang wafat di usia 80 tahun ini.


"Banyak cinta selalu, Tuhan memberkati, sampai kita bertemu lagi. Sun sungkem kami keluarga Pondok Tongki: Devi, Deva, Dian, Dinda, Canda, Candrika, dan Mama Istijah Prajitnaningsih," imbuhnya.

Mereka pun berjanji akan membuat sang seniman bangga atas apa yang telah dilakukan. "Papa, kami akan selalu mencintaimu, dan menjalani hidup yang akan membuatmu bangga," kata anak-anak Gatot Soenjoto.

Dikatakan pula oleh pihak keluarga, semasa hidupnya Gatot Soenjoto adalah sosok yang hangat dan selalu meluangkan waktu bersama keluarga.

Gatot Soenjoto [Facebook]
Gatot Soenjoto [Facebook]

"Papa adalah orang yang sangat dicintai, yang semasa hidupnya selalu bersama keluarga hingga akhir hayatnya."

 Mengenal sosok Gatot Soenjoto, ia adalah seniman serba bisa Tanah Air. Dalam aksi panggungnya, ia selalu khas ditemani dengan boneka bernama Tongki.

Pertunjukannya mulai dari memandu acara, bermain musik hingga menjadi pesulap. Di era 70 hingga 80an, Gatot Soenjoto laris menjadi bintang televisi di TVRI bersama Tongki.

Selain panggung akting, pria kelahiran Malang, Jawa Timur ini juga menekuni dunia musik. Lagu "Gubahanku" diciptakan olehnya dan menjadi juara di Festival Lagu Populer 1973.  (Rena Pangesti)

Terkait

Load more