cancel
Jum'at, 14 Agustus 2020

Heboh Pria Fetish Kain Jarik, Awkarin Bantu Korban Siapkan Pengacara

"Terus para korban bersedia didampingi pengacara gue," kata Awkarin.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe
cloud_download Baca offline
Awkarin Liburan di Toraja. (Instagram/@awkarin)
Awkarin Liburan di Toraja. (Instagram/@awkarin)

Matamata.com - Nama Gilang si predator seks ramai jadi perbincangan panas netizen. Hal ini ikut disoroti oleh selebgram Awkarin untuk membantu orang-orang yang telah menjadi korban.

Selebgram bernama asli Karin Novilda ini tengah mencari keberadaan Gilang lewat pengumuman di Twitter. 

"Si Gilang ini di mana sekarang? Surabaya apa di mana?" tulis Awkarin, Kamis (30/7/2020).

Kepada pengacaranya, Awkarin juga tengah berkonsultasi soal kasus ini. Mengingat sudah muncul banyak orang yang mengaku korban, Awkarin mempertanyakan apakah perbuatan yang dilakukan Gilang bisa diperkarakan atau tidak.


Ernest Prakasa. (Twitter/@ernestprakasa)
Ernest Prakasa. (Twitter/@ernestprakasa)

"Gue konsultasiin dulu sama lawyer, bisa dikasusin atau enggak dengan bukti yang ada. Terus para korban bersedia didampingi pengacara gue," imbuhnya.

Unggahan Awkarin mendapat respons dari ribuan netizen. Salah satunya yang coba membagikan nomor ponsel Gilang.

"0853-3477-3848, siapa tahu ada yang mau silaturahmi," tulis akun @aldasko_.

 Saat ditelusuri, nomor yang viral itu memuat nama contact person Gilang yang beragam. Meskipun intinya semua menjurus ke arah kejahatan seksual.

Beberapa diantaranya; Gilang Predator Sex hati Hati Sama Dia Ya, Gilang Predator Seks Kain Jarik, Predator Sek (fetish bungkus).

Hebohnya nama Gilang sebagai predator seks dimulai saat sebuah akun membagikan thread pengalamannya yang menjadi korban Gilang.

Cerita dari korban Gilang

Akun @m_fikris menuturkan ia adalah mahasiswa baru (maba) di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Surabaya. Kemudian, akun Instagram mahasiswa PTN yang juga kuliah di Surabaya memfollow-nya. 

"Si mahasiswa ini ngenalin diri namanya Gilang. Ngaku dari Unair angkatan 2015. Dia minta nomor WhatsAppku, katanya untuk riset," tulis akun tersebut, Rabu (29/7/2020).

Gilang mulai meminta pemilik akun bernama Mufis itu membungkus badannya. Ia berdalih itu merupakan bagian dari riset untuk mengetahui respons tubuh saat merasa tertekan.

"Bungkus itu supaya bisa mengeluarkan emosi-emosi seperti nangis, cemas, gugup gitu," imbuhnya.

Mufis sempat menolah permintaan aneh itu. Namun Gilang merajuk tugas risetnya hampir deadline dan ia sudah berada di semester 10.

Permintaan Gilang akhirnya dituruti karena merasa iba. Namun karena Mufis tidak bisa melakukannya sendiri, ia minta bantuan teman untuk membungkus tubuhnya dengan kain.

Awkarin [Suara.com/Revi]
Awkarin [Suara.com/Revi]

Tubuh Mufis menggeliat dan ia terlihat sesak usai Tiga jam terbungkus kain dan diikat. Setelah selesai, ia sempat marah dan akhirnya redam karena digoda Gilang.

"Sini peluk, canda dek," tulis Gilang.

Pengalaman itu juga dirasakan beberapa netizen lain yang menampilkan pengakuan Gilang jika dirinya adalah biseksual.

"Semua orang yang kenal aku, tahu itu," ucapnya.

Banyak yang menduga, permintaan bungkus kain itu sebagai perangsang Gilang untuk memuaskan hasrat seksualnya atau disebut fetish.

"Dia punya kelainan seksual. Memuaskan seksualitas dan mengorbankan orang. Speechless," ujar @updatext.

Tidak hanya Awkarin, Ernest Prakasa juga ikut menyoroti pria fetish kain jarik ini. [Rena Pangesti]

Terkait

Load more