cancel
Senin, 03 Agustus 2020

Digugat Rp 100 M, ProAktif Siap Tuntut Balik Syakir Daulay

Pihak ProAktif mengatakan jika mereka bisa saja menuntut balik lima kali lipatnya.

Linda Rahmadanti
cloud_download Baca offline
Syakir Daulay. (Suara.com/Muhaimin A Untung)
Syakir Daulay. (Suara.com/Muhaimin A Untung)

Matamata.com - ProAktif siap menuntut balik Syakir Daulay dengan nilai yang lebih besar. 

Tak tanggung-tanggung, mereka mengaku bisa menuntut lima kali lipat dari gugatan yang dilayangkan Syakir Daulay. 

"Kalau dirinya Syakir bisa dinilai seharga Rp 100 miliar, ya bisa saja klien kami itu akan tuntut balik lima kali lipat dari itu tuntutannya," kata kuasa hukum ProAktif, Abdul Fakhridz ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2020).

Lebih lanjut kata Abdul, Syakir berhalusinasi minta ganti rugi pada kliennya sebesar Rp 100 miliar.


"Jadi gini ya, kembali saya bilang boleh lah dia itu berhalusinasi. Kalau saya bilang itu, anak ini kan baru seumur toge lah di dunia hiburan," ujar Abdul.

Tim kuasa hukum label ProAktif [Suara.com/Herwanto]
Tim kuasa hukum label ProAktif [Suara.com/Herwanto]

"Kalau dia berani mengklaim harga dirinya itu senilai Rp 100 miliar untuk ganti rugi immateriil, terus bagaimana dengan klien kami yang sudah jadi pohon beringin yang bisa menaungi banyak orang (artis)," katanya lagi.

Menurut Abdul, Syakir artis yang tak tahu berterimakasih. Dia bilang, Syakir bisa dikenal publik sebagai penyanyi berkat kerja keras label ProAktif.

"Syakir Daulay artis yang tak tahu diri, namanya sudah dibesarkan oleh Pak Agi Sugianto (pemilik ProAktif) malah menggugatnya," kata dia.

Haris Azhar, Kuas Hukum Syakir Daulay mengatakan jika kontrak kerja sama pembelian akun YouTube dengan ProAktif merugikan kliennya. 

Dalam gugatan tersebut, Syakir menuntut ganti rugi. Tuntutan materiil diantaranya diambil dari royalti 15 persen dari pendapatan YouTube yang belum dibayarkan label ProAktif pada Syakir sampai sekarang.

"Kemudian 9 persen dari platform digital lain, biaya produksi yang sudah dikeluarkan Syakir," kata Haris sebelumnya.

Dari data yang dimiliki Haris, pendapatan YouTube dari Maret hingga Mei sekitar Rp 2 miliar.

"Lalu biaya produksi Rp 131 juta rupiah. Dalam gugatan ini kami akan dalilkan perjanjan tersebut harusnya batal demi hukum, harus dibayar ganti kerugian," ujar Haris.

Sementara tuntutan immateriil senilai Rp 100 miliar. Selain ProAktif, Syakir Daulay juga gugat YouTube dan Google.

Gugatan Syakir Daulay ini merupakan perlawanan setelah dirinya dilaporkan ProAktif ke Polda Metro Jaya atas kasus pencemaran nama baik.

Pemilik ProAktif, Agi Sugiyanto, merasa nama baiknya dicemarkan karena Syakir tak mengakui bahwa channel Youtubenya sudah dijual padanya. (Herwanto)

Terkait

Load more