cancel
Selasa, 29 September 2020

Minta Maaf ke Manajer, Catherine Wilson: Aku Nakal Nggak Akan Ngulangi Lagi

Catherine Wilson mengungkapkan penyesalannya kepada sang manajer.

Linda Rahmadanti
cloud_download Baca offline
Catherine Wilson. (Matamata.com/Yuliani)
Catherine Wilson. (Matamata.com/Yuliani)

Matamata.com - Catherine Wilson akan menjalani assessment di Lemdikpol Pasar Jumat, Cilandak, Jakarta Selatan. Hal ini diungkapkan oleh sang manajer, Raindy.

"Insyaallah doain aja mudah-mudahan dilancarkan semua," kata Raindy saat dikonfirmasi, Kamis (23/7/2020).

Raindy mengatakan, saat bertemu Catherine Wilson beberapa hari lalu ia tak banyak berbicara. Namua bintang film Pengantin Pantai Biru ini meminta maaf karena sudah terjurumus ke jalan yang salah.


"Catherine juga sudah ya pas ketemu cuma ngomong satu, 'maaf ya aku nakal nggak akan ngulangin lagi'," ungkapnya.

Karena hal ini, manajer Catherine Wilson yakin bahwa artis cantik itu sudah mengakui dan menyesal atas perbuatannya. 

"Kalau sudah ngomong gitu kan itu suatu penyesalan, nggak sering juga berarti kan ada kekhilafan di situ," imbuhnya.

Model Catherine Wilson atau Keket (tengah) memberikan keterangan pers saat rilis perkara kasus dugaan penyalahgunaan narkoba di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (18/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Model Catherine Wilson atau Keket (tengah) memberikan keterangan pers saat rilis perkara kasus dugaan penyalahgunaan narkoba di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (18/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Minta doanya juga mudah-mudahan dilancarin semua," sambung Raindy.

Polisi mengirimkan Catherine Wilson ke Lemdikpol Pasar Jumat, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2020) sore. Perempuan yang disapa Keket itu akan dilakukan assessment untuk mendapatkan izin rehabilitasi.

Catherine Wilson digerebek di kediamannya di Jalan Haji Saleh, Pangkalan Jati, Cinere, Depok, Jumat (17/7/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dari penangkapan itu, polisi menemukan dua paket sabu di plastik kecil. (Evi Ariska)

Terkait

Load more