cancel
Senin, 28 September 2020

Baim Wong Berniat Beri Rp 100 Juta, Denada: Jujur Aku Nggak Bisa Terima

Denada beberkan alasan tak terima niat baik Baim Wong untuk pengobatan anaknya yang sedang berjuang melawan leukemia.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe | Firna Larasanti
cloud_download Baca offline
Denada dan Baim Wong. [Kolase Suara.com]
Denada dan Baim Wong. [Kolase Suara.com]

Matamata.com - Belum lama ini, Denada membeberkan niat baik Baim Wong yang tak banyak diketahui khalayak ramai.

Lewat kanal YouTubenya, Denada Official, ia mengaku takjub sekaligus terharu ketika Baim Wong berencana ingin memberikan Rp 100 juta untuk membantu pengobatan putrinya, Aisha.

"Baim tuh cerita sama aku, sebenarnya aku tuh dah tahu lama dari orang lain. Tapi aku belum pernah komunikasi dengan Baim secara langsung. Aku dikasih tahu sama Baim Wong kalau dia nyariin aku, aku tahu banget kalau dia nyariin aku, aku denger beberapa kali, aku tahu banget dia berusaha nyariin aku," ungkap Denada.

"Kenapa dia nyariin aku? Dia mau menyampaikan, dia bilang bahasanya amanat bantuan berupa uang untuk Aisha dan jumlahnya nggak main-main Rp 100 juta. Itu menurut aku jumlah yang gede banget Rp 100 juta, wow," lanjut Denada.


Alasan Denada tolak niat baik Baim Wong. (YouTube/ Denada Official)
Alasan Denada tolak niat baik Baim Wong. (YouTube/ Denada Official)

Mengetahui hal itu, Denada langsung speechless dan berharap Tuhan membalas niat baik Baim Wong dan Paula Verhoeven.

"Tapi, jujur aku nggak bisa terima Rp 100 juta itu dan nggak sampai hati untuk menerima uang itu," kata Denada.

"Semenjak Aisha didiagnosa Leukemia dan aku banyak berhubungan dengan orangtua-orangtua lain yang anaknya sedang kemoterapi atau anaknya sedang treatment untuk penyakit lain, gila ya ternyata banyak orang-orang yang sedang menjalani perjuangan yang harus complicated dan jauh lebih berat dibandingkan kami," jelas Denada.

"Alhamdulilah sampai sekarang ini, walaupun dengan ups and down-nya namanya orang yang menjalani kemoterapi semua lancar. Di Indonesia banyak anak-anak kanker kesulitan untuk cari obat karena stoknya nggak ada atau ada juga stok ada tapi mereka nggak bisa beli karena nggak punya duitnya," ungkap Denada.

"Jadi aku bilang sama Baim banyak sekali orang-orang yang saat ini jauh lebih butuh. Kalau dibilang apakah saat ini aku butuh? Oh, God knows," akhiri Denada dalam penjelasannya.

Terkait

Load more