Selasa, 07 Juli 2020

Gara-Gara Tas Sampai Rela Tampar Adik, Prilly Latuconsina Ungkap Kisahnya

Prilly Latuconsina berkisah soal sejarah tas kesayangannya tersebut.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe
cloud_download Baca offline
Prilly Latuconsina. (Matamata.com/Yuliani)
Prilly Latuconsina. (Matamata.com/Yuliani)

Matamata.com - Dalam tayangan akun YouTube-nya akhir Mei lalu, Prilly Latuconsina tidak segan menampar adik semata wayangnya, Raja Latuconsina saat diprank tas kesayangannya dijual. Prilly pun berkisah soal sejarah tas kesayangannya tersebut. 

Tas berwarna hitam itu rupanya sudah berusia puluhan tahun, tepatnya dari tahun 80an. Saat mengunjungi toko barang antik di Hong Kong lah dia menemukan tas tersebut. 

"Ini tas tahun 80. Aku dapatnya di toko barang antik, di toko vintage di Hong Kong," kata Prilly Latuconsina saat berbincang di channel YouTube Aurel Hermansyah, 'Tas Prilly Seharga Mobil??', dikutip Rabu (24/6/2020).


Lebih lanjut diungkap Prilly, semua barang mempunyai tag yang mencantumkan tahun pembuatan di toko vintage itu. Salah satunya tas hitam kesayangannya itu.

Unggahan Prilly Latuconsina [Instagram/@prillylatuconsina96]
Unggahan Prilly Latuconsina [Instagram/@prillylatuconsina96]

"Jadi aku di Hong Kong di toko vintage gitu terus aku ngelihat tas ini, kan dari logonya kita sudah bisa tahu ini zaman dulu banget. Terus di toko itu di setiap barang ditulisin tahunnya dan ini tahun 80 sampai 85," ungkapnya.

Prilly Latuconsina meyakini tas itu mempunyai sejarah yang sangat panjang. Kualitasnya juga terbukti unggul karena masih awet dari tahun 1980an sampai sekarang. 

"Dan ini masih awet banget dan ini kan tas bisa sampai sekarang pasti ada sejarahnya dari tas ini," ucapnya.

Prilly Latuconsina [Evi Ariska/Matamata.com]
Prilly Latuconsina [Evi Ariska/Matamata.com]

Ditambah lagi dia mendapatkan barang antik dengan harga terbilang murah. Hal itu yang membuat Prilly Latuconsinya jatuh hati pada tas tersebut.

"Jadi benar- benar aku sayang banget sama tas ini. Dia jual dengan harga yang rendah banget," tuturnya. [Evi Ariska]

Terkait

Load more