Kamis, 09 Juli 2020

Ditanya Hakim, Lucinta Luna Bingung Tak Didampingi Kuasa Hukum

Begini jalannya sidang kasus narkoba Lucinta Luna.

Tinwarotul Fatonah | Yuliani
cloud_download Baca offline
Lucinta Luna (MataMata.com/Ismail)
Lucinta Luna (MataMata.com/Ismail)

Matamata.com - Sidang perdana kasus penyalahgunaan narkoba Lucinta Luna digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (27/5/2020).

Sidang yang digelar secara telekonferensi itu tampak tak dihadiri kuasa hukum Lucinta. Agendanya Lucinta Luna mendengarkan pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Usai pembacaan dakwaan, majelis hakim bertanya pada Lucinta Luna apakah dirinya akan mengajukan eksepsi atau keberatan atas pembacaan dakwaan tersebut. Namun jawaban Lucinta justru mengulang penjelasan jaksa, bahwa kepemilikan narkotika itu didapat dari rekannya yang berinisial IF.


"Untuk masalah obat psikotripika itu saya dikasih oleh saudari Intan," jawab Lucinta Luna.

Majelis Hakim pun menanyakan kembali soal tanggapan dakwaan. Apakah Lucinta Luna dan kuasa hukumnya akan mengajukan eksepsi atau keberatan.

"Kalau terdakwa merasa ada yang keliru dari dakwaan, saudara dipersilakan ajukan eksepsi atau keberatan," kata Hakim Ketua, Eko.

Tampak bingung, Lucinta Luna  memutuskan tidak mengajukan eksepsi. Hakim ketua menegaskan dengan mengulang pernyataan Lucinta. Ia pun menanyakan apakah kuasa hukumnya sudah berkomunikasi untuk tidak mengajukan eksepsi, jawaban Lucinta Luna pun sama.

"Iya tidak mengajukan eksepsi," jawab Lucinta Luna.

Tersangka kasus narkoba Lucinta Luna menangis saat berbicara kepada media di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (13/2). [Suara.com/Ismail]
Tersangka kasus narkoba Lucinta Luna menangis saat berbicara kepada media di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (13/2). [Suara.com/Ismail]

Untuk itu, hakim Ketua pun memutuskan agenda Lucinta Luna akan langsung ke pemeriksaan saksi. Sidang selanjutnya akan digelar telekonferens pada 3 Juni mendatang.

"Sidang ditunda 3 Juni dengan agenda pemeriksaan saksi," kata hakim diiringi ketukan palu.

Terkait

Load more