cancel
Minggu, 20 September 2020

Soal Prosesi Pemakaman Jenazah Pasien Corona, Fairuz A Rafiq Ngaku Prihatin

Fairuz A Rafiq mengaku prihatin dengan pemakaman pasien virus corona yang tidak bisa dihadiri oleh keluarga.

Linda Rahmadanti
cloud_download Baca offline
Fairuz A Rafiq (MataMata.com/Evi Ariska)
Fairuz A Rafiq (MataMata.com/Evi Ariska)

Matamata.com - Soal pemakaman jenazah pasien virus corona yang tidak bisa dihadiri keluarga membuat Fairuz A Rafiq prihatin

"Saya prihatin sekali, enggak bisa kita pungkiri bahwa untuk kayak yang kena wabah gitu kita enggak bisa nemenin, enggak seperti rules-nya. Pemakamannya enggak seperti layaknya sebenarnya, pemakaman yang dihadiri banyak orang, tetangga, atau keluarga," kata Fairuz A Rafiq kepada Matamata.com, Selasa (7/4/2020).

Meski begitu, Fairuz A Rafiq menyadari hal itu dilakukan semata-mata demi kepentingan bersama guna memutus rantai penularan virus corona (Covid-19).


"Tapi kita juga harus bisa memahami proses upacara pemakaman mungkin tidak bisa seperti biasanya, karena adanya wabah covid-19 ini, menghindari penularan yang akhirnya semakin banyak," ucapnya.

Sementara ketika ditanyai tentang maraknya penolakan pemakaman jenazah pasien positif virus corona (Covid-19), istri Sonny Septian tak banyak berkomentar. Dia menyakini terdapat alasan-alasan lain di balik penolakan warga.

Fairuz A Rafiq [Suara.com/Evi Ariska]
Fairuz A Rafiq [Suara.com/Evi Ariska]

"Saya enggak bisa ngomong terlalu banyak ya, pasti kan adanya penolakan itu kan dari pihak yang menolak itu pasti ada sudut pandang masing-masing atau ada peraturannya seperti apa," ujarnya.

"Kita kan enggak bisa ngomong seperti itu juga, karena kan kita juga enggak tahu berita jelasnya seperti apa, apa yang terjadi di lapangan gitu," sambung Fairuz A Rafiq.

Seperti yang kita tahu, jenazah pasien corona dimakamkan langsung oleh tim medis dan tidak boleh dihadiri oleh keluarga maupun kerabat. (Evi Ariska)

Terkait

Load more