Minggu, 29 Maret 2020

Di Italia saat Pandemi Corona, Begini Kondisi Suami dan Putri Dewi Irawan

Suami Dewi Irawan berada di Italia guna menjalani operasi ginjal.

Linda Rahmadanti
cloud_download Baca offline
Dewi Irawan saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (4/7/2019). [Sumarni/Suara.com]
Dewi Irawan saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (4/7/2019). [Sumarni/Suara.com]

Matamata.com - Dewi Irawan kini tengah was-was memikirkan nasib suami dan anaknya. Pasalnya kini sang suami, Luca Marini dan putrinya, Shadira tengah berada di Italias saat pandemi virus corona. 

Dewi Irawan dan suami, saat berlibur di Italia. [Instagram]
Dewi Irawan dan suami, saat berlibur di Italia. [Instagram]

Luca Marini sendiri mudik ke Italia karena rencananya akan menjalani operasi ginjal di salah satu rumah sakit sana. Sementara Shadira ikut ke Italia untuk mendampingi sang ayah.

Namun kedatangan suami Dewi Irawan dan putrinya berbarengan dengan merebaknya wabah virus corona di Negeri Pisa tersebut. Sampai-sampai, rencana operasi ginjal Luca yang seharus berlangsung pada hari ini, 24 Maret 2020, harus ditunda hingga sekitar seminggu kedepan.

"Luca cuma minta didoakan supaya selama menunggu giliran operasi Luca tidak merasakan sakit seperti yang waktu itu sampai harus dibawa ke UGD. Kabar dari Milan, semua rumah sakit chaos, ruang operasi ditutup karena nggak ada dokter yang siaga untuk melakukan operasi pasien penyakit lain," ungkap Dewi Irawan.


Suami Dewi Irawan, Luca Marini dan putrinya, Shadira yang tengah berada di Italia. [Instagram]
Suami Dewi Irawan, Luca Marini dan putrinya, Shadira yang tengah berada di Italia. [Instagram]

Sementara Shadira, meski tinggal di kota yang tengah dilanda virus mematikan, berusaha tegar dan tenang.

"Dea @shadirra berusaha tegar, selalu pasang muka ceria, menghibur hati papa dan grandpa. Semoga ini jadi ladang pahala mu ya Dea sayangku cintaku. Tadi Dea bilang, 'namanya orang hidup masalah slalu ada. Dengan adanya ini, semua menempa aku jd manusia yang lebih baik. Bersyukur di karantina tapi msh bisa makan enak, kebayang orang-orang yang tidak mampu'," ungkap Dewi Irawan.

Seperti diketahui, Italia saat ini menjadi negara Eropa yang paling banyak korban jiwa dalam kasus corona. Hingga kabar terakhir ada lebih dari 10 ribu orang meninggal dunia akibat covid-19. (Ferry Noviandi)

Terkait

Load more