Sabtu, 06 Juni 2020

Kasus Pembobolan Kartu Kredit, Gisel dan Tyas Mirasih Diperiksa Polda Jatim

Gisella Anastasia dan Tyas Mirasih hari ini datang dalam rangka pemeriksaan sebagai saksi kasus carding.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe
cloud_download Baca offline
Gisella Anastasia dan Tyas Mirasih mendatangi Polda Jatim [Achmad Ali/MataMata.com]
Gisella Anastasia dan Tyas Mirasih mendatangi Polda Jatim [Achmad Ali/MataMata.com]

Matamata.com - Dua artis cantik Gisella Anastasia (GA) dan Tyas Mirasih (TM) datang bersamaan di Polda Jatim. Keduanya datang dalam rangka memenuhi panggilan penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim sebagai saksi kasus carding atau ilegal akses dengan membobol kartu kredit. 

Informasi yang didapat MataMata.com, Gisella Anastasia dan Tyas Mirasih berangkat dari Jakarta ke Surabaya dengan jadwal penerbangan yang sama. Mereka juga menumpangi mobil yang sama juga, Toyota Sienta, saat menuju Polda Jatim, 

Gisella Anastasia dan Tyas Mirasih mendatangi Polda Jatim [Achmad Ali/MataMata.com]
Gisella Anastasia dan Tyas Mirasih mendatangi Polda Jatim [Achmad Ali/MataMata.com]

Terlihat akur, Gisella Anastasia dan Tyas Mirasih bergandengan tangan bersama-sama saat turun dari mobil. Pun keduanya bergandengan menuju gedung Tribrata Polda Jatim yang selanjutnya bergeser ke ruang penyidik.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, Gisella Anastasia dan Tyas Mirasih hari ini datang dalam rangka pemeriksaan sebagai saksi kasus carding. Materi pemeriksaan masih terkait endors dari penjualan tiket @tiketkekinian.


"Mereka GA dan TM sudah datang. Untuk saat ini TM dulu yang diperiksa dan selanjutnya GA. Masih sama pemeriksaanya terkait endors yang mereka terima," terang Trunoyudo, Jumat (6/3/2020).

Sebelumnya, Polda Jatim lebih dulu memeriksa dua selebgram kenamaan, yakni Awkarin dan Ruth Stefani. Pemeriksaan dilangsungkan sejak pagi sekira pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Polda Jatim telah menetapkan empat tersangka dalam kasus carding yang melibatkan beberapa nama artis ibu kota ini. Mereka adalah Sergio Chondro, Mira Deli Ruby dan Farhan Darmawan.

Sergio dan Farhan membeli tiket dari para pelaku ilegal akses jenis carding di tersangka Mira. Harga belinya hanya sebesar 40-50 persen dari harga resmi.

Mirra sendiri membeli dari para pelaku spammer atau pencuri data kartu kredit melalui Facebook Messenger yang diketahui milik orang Jepang. Harga per satu data kartu kredit Rp150 ribu - 200 ribu.

Tiket yang telah didapatkan pelaku kemudian dijual kembali di akun Instagram @tiketkekinian.

Tyas Mirasih (Instagram/@tyasmirasih)
Tyas Mirasih (Instagram/@tyasmirasih)

Dibeberkan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mulanya tersangka Sergio dan Farhan membuka usaha agen travel. Dalam menjalankan bisnisnya, mereka mematok promo tiket diskon 20-30 persen. Selanjutnya apabila ada pelanggan yang memesan tiket, tersangka menyuruh pelanggan mencari tahu dulu harga tiket resmi pada website.

"Dalihnya agar bisa menentukan diskon yang akan diberikan kepada pelanggan," ujar Kombes Pol Trunoyudo, Kamis (27/2/2020).

Gisella Anastasia (MataMata.com/Yuliani)
Gisella Anastasia (MataMata.com/Yuliani)

Menjalankan bisnisnya ini sejak Februari 2019, tersangka Sergio meraih keuntungan perbulan Rp 30 juta. Dalam satu tahun, mereka telah melakukan 5 00 transaksi tiket hasil carding dan mendapatkan keuntungan Rp 300 juta-Rp 400 juta.

"Kemudian Farhan melakukan perbuatan sejak awal 2018, dengan keuntungan perbulan kurang lebih Rp 10 juta, dalam dua tahun melakukan 400 transaksi tiket hasil carding dan sudah mendapatkan keuntungan Rp 240 juta," ungkap Trunoyudo.

Polisi juga menyita beberapa barang bukti saat menangkap tersangka seperti laptop, telepon seluler dan rekening bank.  Ancaman hukumannya, pidana 10 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar. [Achmad Ali]

Terkait

Load more