Senin, 06 April 2020

Dikirim Foto Kain Kafan oleh Mantan Istri Caesar, Umi Pipik Baper

Umi Pipik dan Indadari memang sudah terbiasa untuk mengingatkan kebaikan.

Linda Rahmadanti
cloud_download Baca offline
Umi Pipik (Instagram/@_ummi_pipik_)
Umi Pipik (Instagram/@_ummi_pipik_)

Matamata.com - Sahabatan, Umi Pipik dan Indadari, mantan istri Caesar sudah terbiasa saling mengingatkan akan kebaikan.

Seperti yang baru-baru ini terjadi, Umi Pipik dikirim foto kain kafan oleh Indadari. Bukan untuk menakut-nakuti, Indadari bertujuan mengingatkan Umi Pipik akan kematian.

Pesan lainnya, setiap manusia, khususnya umat Islam sebaiknya menyiapkan kain kafan ketika masih hidup. Tujuannya bila sudah meninggal tak merepotkan orang lain.

Cerita ini disampaikan Umi Pipik di Instagram pada beberapa jam lalu. Unggahannya lengkap dengan foto kain kafan yang sudah diberi corak sebagai satire.


Indadari saat ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (6/9/2017) [suara.com/Ismail]
Indadari saat ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (6/9/2017) [suara.com/Ismail]

"Amanahi ke keluarga kita, dimana kita simpan kain kaffan kita supaya pas kita mati nggak ngerepotin orang harus nyari-nyari dulu," tulis Umi Pipik.

Janda Ustaz Jefri Al Buchori ini tak menampik jika dirinya terbawa perasaan alias baper dikirim foto tersebut oleh Indadari. Menurutnya baper untuk urusan kematian tak apa-apa. Dia sadar dosanya masih banyak.

Kalina Oktarani bersama Umi Pipik. (Instagram)
Kalina Oktarani bersama Umi Pipik. (Instagram)

"Jangan BAPER ya gaes, tapi aku sih baper banget dikirimin foto ini beneran, baper boleh sih untuk urusan kematian, karena dosa saya yang banyak dan amal yang masih sedikit, ini sih nasehat buat diri saya sendiri," ungkap Umi Pipik.

Lewat unggahan ini, Umi Pipik juga mengingatkan pentingnya menyiapkan bekal sebelum meninggal dunia. Sebab kata dia, tiap orang tak ada yang tahu kapan dirinya dijemput ajal.

"Kematian bukan untuk ditakuti, karena kematian itu pasti datangnya, nggak nunggu kita belum siap, kematian bukan untuk yang tua, yang mudapun mati, kematian bukan untuk yang sakit, yang sehatpun jika jatah hidup di dunianya sudah habis maka merasakan mati juga," ungkap Umi Pipik. (Yazir Farouk)

Terkait

Load more