Kamis, 02 April 2020

Soal Ujian Nasional Dihapuskan, Sophia Latjuba Dukung Nadiem Makarim

Sejak 2006, Sophia Latjuba sudah koar-koar soal Ujian Nasional yang harus dihapuskan.

Linda Rahmadanti | Irma Joanita
cloud_download Baca offline
Artis Sophia Latjuba. [suara.com]
Artis Sophia Latjuba. [suara.com]

Matamata.com - Artis cantik Sophia Latjuba menjadi salah satu yang setuju dengan isu dihapuskannya Ujian Nasional.

Ia sudah sejak tahun 2006 berkomentar soal Ujian Nasional yang patut dihapuskan.

Saat ditanya oleh Najwa Shihab, Sophia Latjuba pun membeberkan pemikirannya soal Ujian Nasional.

"Saya mau tanya pendapat Anda yang sudah dari 2006 teriak-teriak soal UN ini," tanya Najwa Shihab dalam unggahan video Youtubenya.


"Saya nggak tau kenapa bisa terjun juga ya. Itu karena Ujian Nasional jadi penentu kelulusan 100%. Banyak anak yang saya bilang korban. Hampir tiap hari dateng, anak SMP SMA, bahkan ada anak international champions yang datang bilang kalau dia tidak lulus ujian nasional." jawab Sophia Latjuba.

Sophia Latjuba buka suara soal Ujian Nasional. (Youtube/NajwaShihab)
Sophia Latjuba buka suara soal Ujian Nasional. (Youtube/NajwaShihab)

Menurutnya, pendidikan tak hanya sekadar menjawab soal-soal yang dibuat oleh sekelompok tim.

"Pendidikan ada banyak pembentukan pribadi manusia. Banyak unsur yang harus dilihat ada intelektualitas, fisik, sosial, moral, spiritual, dan ini holistik integral." ucapnya.

Artis Sophia Latjuba. [Suara.com/Wahyu Tri Laksono]
Artis Sophia Latjuba. [Suara.com/Wahyu Tri Laksono]

Sophia pun menambahkan jika lebih setuju yang menilai anak-anak adalah guru di kelas tersebut.

"Ujian nasional ya ujian nasional hanya soal pilihan ganda yang dibuat orang atau sekelompok orang untuk menilai anak dari Sabang sampai Merauke. Dan orang ini belum tentu mengerti bagaimana menghandle anak di kelas. Ini harusnya jadi pekerjaan guru yang ada di kelas,"

Ia pun mengkritik sistem pendidikan pemerintah yang menerapkan Ujian Nasional tersebut.

"Jadi menurut saya ujian nasional hanya karena kemalasan pemerintah saja," tutupnya.

Terkait

Load more