Minggu, 19 Januari 2020

Perawatan di Klinik Kecantikan Ilegal, Ivan Gunawan Bayar Rp 9 juta

Ivan Gunawan diperiksa polisi sebagai saksi kasus Klinik Kecantikan Ilegal.

Tinwarotul Fatonah
cloud_download Baca offline
Ivan Gunawan. (Suara.com/Sumarni)
Ivan Gunawan. (Suara.com/Sumarni)

Matamata.com - Ivan Gunawan mengaku tidak merasakan dampak negatif setelah menjalani treatment di Nana Eyebrow Beauty Indonesia. Padahal, salon kecantikan itu sudah dipastikan tidak memiliki izin praktek resmi.

"Nggak. Saya baik-baik saja," ujar Ivan Gunawan di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (6/12/2019).

Kendati begitu, lelaki 37 tahun ini menggelontorkan dana sampai Rp 9 juta buat membentuk lipatan mata pada 2016. Tapi, Ivan Gunawan memastikan itu tidak di-endorse.


"Saya bayar Rp 9 juta dan tidak di-endorse," sambungnya lagi.

Karenanya, Ivan Gunawan terkejut saat tahu salon kecantikan yang pernah disambanginya itu ternyata bermasalah.

Ivan Gunawan. (Suara.com/Sumarni)
Ivan Gunawan. (Suara.com/Sumarni)

"Makanya saya kaget kok baru ketangkep sekarang. Saya saja sudah lupa bagaimana buatnya dan segala macem. Padahal saya tahu dari orang-orang. Orang-orang yang aku lihat bagus hasilnya," kata Ivan Gunawan.

Seperti diketahui, aparat Polres Metro Jakarta Utara berhasil meringkus kakak beradik asal Tiongkok, DN dan DS atas kasus Nana Eyebrow Beauty Indonesia yang diduga salon kecantikan ilegal.

Gara-gara itu pulalah, Ivan Gunawan diperiksa polisi untuk dimintai keterangannya atas kasus tersebut sebagai saksi. (Sumarni)

Terkait

Load more