Jum'at, 13 Desember 2019

Diteror, Ratu Meta Duga Ada Campur Tangan Suami?

Ratu Meta merasa diteror oleh pemilik akun Instagram yang diduga kakak dari mantan istri siri suaminya.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe
Ratu Meta dan pengacara, Henry Indraguna. [Evi Ariska/MataMata.com]
Ratu Meta dan pengacara, Henry Indraguna. [Evi Ariska/MataMata.com]

Matamata.com - Penyanyi dangdut Ratu Meta merasa diteror oleh pemilik akun Instagram bernama @selvi2438. Pelaku diduga sebagai kakak dari mantan istri siri suaminya, Eddy Faisal.

Pemilik akun Instagram @selvi2438 dalam kolom komentar Ratu Meta melontarkan kata-kata sindiran dan menuduh Meta sebagai pelakor.

"Iya dong, saya ngak nyaman dengan komentar komentar seperti itu. Saya bacanya juga, apa sih sedih banget gitu lho. Kayanya ini bukan saya yang dimaksud gitu," kata Ratu Meta, saat ditemui di Jalan Kapten P Tendean,  Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2019).


Ratu Meta menduga pemilik akun Instagram @selvi2438 adalah kakak dari istri Eddy Faisal. Hal itu diketahui dari pihak keluarga suaminya sendiri.

"Padahal saya tau dari pihak keluarga EF sendiri bahwa kalau si perempuan itu adalah kakak dari istri sirinya. Dugaannya sudah jelas itu," ungkapnya.

Dugaan Ratu Meta semakin kuat lantaran baru-baru ini pemilik akun @selvi2438 mengunggah foto bersama Eddy Faisal.

"Karena dipostingan baru satu hari ini ada lagi yang baru dengan EF. Kayanya nggak pantes. Kalau niatnya begitu berarti tujuannya kan nggak baik," jelas Ratu Meta. 

Ratu Meta bersama suami, Eddy Faisal. [Instagram]
Ratu Meta bersama suami, Eddy Faisal. [Instagram]

Sementara  Henry Indraguna kuasa hukum Ratu Meta mengatakan, pihaknya menduga adanya campur tangan Eddy Faisal di balik akun Instagram @selvi2438.

"Ya kami duga bahwa ada peran besar EF dalam peristiwa ini. Mungkin juga ada komunikasi, perencanaan. Itu tetap kami duga," ucap Henry Indraguna. 

Diketahui sebelumnya, pedangdut Ratu Meta resmi melaporkan sebuah akun Instagram, di mana si pemilik adalah kakak dari mantan istri siri suaminya, Eddy Faisal. Meta melaporkan akun tersebut ke Polda Metro Jaya, Selasa (26/11/2019) dengan tuduhan pencemaran nama baik. [Evi Ariska]

Terkait

Load more