Kamis, 14 November 2019

Bioskop Disegel! Nobar Perempuan Tanah Jahanam Batal

"Tiba-tiba gedungnya disegel dan barang-barang kita yang udah di dalam dikeluarkan," kata Joko Anwar.

Tinwarotul Fatonah
Perempuan Tanah Jahanam. (Youtube/BASEIndonesia)
Perempuan Tanah Jahanam. (Youtube/BASEIndonesia)

Matamata.com - Sutradara Joko Anwar membenarkan film terbarunya, Perempuan Tanah Jahanam batal diputar di Grand Theater Senen, Jakarta Pusat. Rencananya, film itu akan ditayangkan di sana pada hari ini, Jumat (8/11/2019).

"Iya batal, ternyata kita sudah mengurus izin dan dari orang yang mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab dari tempat itu Grand Senen sudah oke, izin udah diberikan tapi ternyata izin tersebut dibatalkan oleh hal yang sampai sekarang kita belum tahu," ujar Joko Anwar di M Bloc Live House, Jakarta Selatan, Kamis (7/11/2019) malam.

"Tiba-tiba gedungnya disegel dan barang-barang kita yang udah di dalam dikeluarkan. Jadi kita masih belum tahu apa masalahnya yang membuat kita tidak diperbolehkan," katanya lagi.

Padahal kata Joko Anwar, awalnya tidak ada masalah saat tim-nya memilih bioskop yang lama terbengkalai itu untuk nonton bareng.


Tiga bintang film Perempuan Tanah Jahanam saat berkunjung ke redaksi Suara.com: Marissa Anita, Tara Basro dan Zidni Hakim. [Angga Boedhijanto/Suara.com]
Tiga bintang film Perempuan Tanah Jahanam saat berkunjung ke redaksi Suara.com: Marissa Anita, Tara Basro dan Zidni Hakim. [Angga Boedhijanto/Suara.com]

"Tim kami sudah datang, sudah survey, ketemu sama care taker-nya. Dibilangnya semua sudah oke. Ada bukti semua percakapan, rekaman, dan segala macam. Pagi tadi dibilang dia tidak bisa memberikan izin karena orang yang jadi pimpinannya tidak memperbolehkan. Jadi kami juga masih heran, kan tadi dia bilang dia yang bertanggung jawab dan dia yang punya otoritas untuk memberikan izin. Ternyata bermasalah," kata Joko menuturkan.

Kendati begitu, lelaki 43 tahun ini sebetulnya sudah memperjuangkan agar para penonton bisa tetap menyaksikan Perempuan Tanah Jahanam di bioskop tersebut.

"Sampai saat ini kami masih memperjuangkan. Kami punya tim yang masih mencoba mencari jalan supaya kita masih bisa nonton besok [hari ini]," ujarnya.

Keputusannya mengadakan nonton bareng di bioskop tua sebenarnya bukan tanpa alasan. Joko Anwar mau ada gerakan dari pemerintah untuk kembali merenovasi gedung itu.

"Jadi ini tentang gerakan revitalisasi gedung bioskop tua yang sudah tidak berfungsi, sebenarnya. Itu bukan soal nobar Perempuan Tanah Jahanam saja tapi gerakan untuk mendesak revitalisasi gedung bioskop di seluruh Indonesia yang sudah tidak berfungsi untuk menjadi gedung bioskop yang fungsional, yang bisa diakses oleh masyarakat dengan gampang," ucap Joko Anwar.

Terlepas dari itu, Joko Anwar hingga kini masih terus mencari bioskop tua selain Grand Theater Senen untuk menayangkan film Perempuan Tanah Jahanam. (Sumarni)

Terkait

Load more