Kamis, 14 November 2019

Bahas Dada, Kesaksian Kriss Hatta dan Pacar di Persidangan Beda

Sidang kasus penganiayaan dengan terdakwa Kriss Hatta digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Selasa (5/11/2019).

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe
Kriss Hatta [Evi Mariska/Suara.com]
Kriss Hatta [Evi Mariska/Suara.com]

Matamata.com - Pada Selasa (29/10/2019), sidang kasus penganiayaan dengan terdakwa Kriss Hatta di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan digelar dengan menghadirkan empat orang saksi dari jaksa.

Empat orang tersebut yaitu, Pangestu Ramadhan (sekuriti), Arie Wibowo (polisi yang mengurus laporan Antony Hillenaar), Rahelly Alia (kekasih Kriss Hatta) dan Desima atau yang akrab disapa Manda (teman  Rahelly).

Dalam persidangan Rahelly Alia sempat melontarkan pernyataan yang berbeda seperti kesaksian Kriss Hatta di BAP, ketika ketua hakim menanyakan perlakuan yang tidak menyenangkan yang diterimanya.


Menurut Rahelly, salah satu teman Anthony Hillenaar yang diketahui bernama Sandy menyentuh bahu dan menarik tangannya. Sementara Kriss Hatta menyebut memegang bagian dada kekasihnya.

"Tangan saja sama bahu nggak ada meraba," kata Rahelly.

"Saksi dipegang-pegang bagian dada," kata Kriss Hatta menanggapi.

Kriss Hatta (Revi Cofans Rantung/MataMata.com)
Kriss Hatta (Revi Cofans Rantung/MataMata.com)

"Mungkin karena bahu dekat dada jadi kelihatannya seperti di dada. Kalau memang di dada pasti aku pukul langsung," jelas Rahelly.

Kekasih Kriss Hatta ini mengaku tidak mengenal teman Anthony Hillenaar ersebut. Bahkan Rahelly baru saja mengetahui bahwa lelaki tersebut bernama Sandy.

"Nggak (kenal). Pakai batik cokelat, nggak tinggi (ciri-ciri Sandy)," ucap Rahelly. 

Barbie Kumalasari menghadiri sidang Kriss Hatta di PN Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019). [Evi Ariska/Suara.com]
Kekasih Kriss Hatta, Rahelly Alia (paling kanan) menghadiri sidang kekasihnya di PN Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019). [Evi Ariska/Suara.com]

Seperti diketahui sebelumnya, Kriss Hatta merasa bingung, saksi kunci dalam kasus dugaan penganiayaan atas laporan Antony Hillenaar yang diketahui bernama Sandy tidak pernah bersaksi dalam persidangan.

Padahal lelaki yang bernama Sandy itu berada di lokasi kejadian saat Kriss Hatta memukul Antony Hillenaar. Bahkan pada saat pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) awal di Polda Metro Jaya, nama Sandy tidak tercantum di dalamnya. 

"Oh sosok yang dihilangkan ya. Ya, nggak tahu ya maksudnya kenapa dibikin gaib. Padahal kita mau cari tahu siapa itu orang karena kan dia sumber masalah dalam kasus ini," ujar Kriss Hatta di PN Jakarta Selatan, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019). [Evi Eriska]

Terkait

Load more