Sabtu, 23 November 2019

Boroknya Dibuka, Suami Ratu Meta Belum Bayar Jasa Fotografer Pernikahan

Suami Ratu Meta masih ngutang dengan fotografer pernikahan?

Linda Rahmadanti
Ratu Meta [Yuliani/MataMata.com]
Ratu Meta [Yuliani/MataMata.com]

Matamata.com - Perselisihan antara Ratu Meta dan suami, Eddy Faisal masih bergulir. Kali ini pedangdut cantik itu menggungkapkan adanya vendor pernikahan yang belum dibayar setelah menggelar acara resepi pernikahan di The Hermitage Hotel, Menteng, Jakarta pada 10 Agustus 2019 lalu.

"Waktu aku resepsi saya menggunakan Aji, dia itu fotografer, video dan lain-lain. Ternyata albumnya sudah selesai, Aji nagih dong sama suami. Ternyata jawaban suami 'Meta udah nggak di rumah Ji. Jadi kalau urusan itu ke Meta aja'. Dia bilang gitu kan. Lho ngapain ke saya? Itu kan harusnya kalau pembayaran itu sama suami," kata Ratu Meta, saat ditemui di Marbella Kemang Residence, Jakarta Selatan, Minggu (3/11/2019).

Perempuan bernama asli Meta Nurmalasari itu mengaku terkejut mendengar pernyataan Eddy Faizal tersebut. Ditambah lagi ketika mantan suaminya, menyuruh Aji untuk mengecek berita, lantaran Aji tidak tahu keduanya akan bercerai.


"Karena dia merasa kalau nggak ke saya, ke bapak (suami) tapi ternyata jawaban suami begitu. Kata Aji 'memang kenapa? Ada apa bang?' katanya gitu, 'googling aja ji' (contohin suami). Kok googling, jadi seakan-akan apa gitu, kenapa nggak dijelasin aja," terang Ratu Meta.

Ratu Meta [Suara.com/Evi]
Ratu Meta [Suara.com/Evi]

Rupanya, Aji merupakan satu dari sekian banyak saksi yang mengetahui keadaan rumah tangga Ratu Meta dan Eddy Faisal. Dia masih mempunyai bukti lainnya yang belum dibeberkan ke publik.

"Karena saksinya memang Aji. Selama ini dia (Eddy Faisal) bilang menafkahi lah, terus banyak hal lagi sampai dia (Eddy Faisal) bilang saya keluar rumah. Istri sudah keluar dari rumah" dia bilang gitu," tutur Ratu Meta.

Seperti yang diketahui, Ratu Meta mendaftarkan gugatan cerai terhadap Eddy Faisal di PA Jakarta Selatan pada Rabu (23/10/2019) kemarin. Gugatan Ratu bernomor 4180/Pdt.G/ 2019/PA.JS, 23 oktober 2019. (Evi Ariska)

Terkait

Load more