Senin, 13 Juli 2020

Trauma Tsunami, Ifan Seventeen Masih Merinding Dengar Sirene Ambulans

"Aku selalu berusaha kuat. Tapi misalnya di jalan denger suara ambulans masih sering merinding," kata Ifan Seventeen.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe
cloud_download Baca offline
Ifan Seventeen (Suci Febriastuti/Suara.com)
Ifan Seventeen (Suci Febriastuti/Suara.com)

Matamata.com - Kejadian tsunami yang terjadi di Tanjung Lesung, Banten akhir tahun lalu masih meninggalkan trauma yang mendalam. Hal ini diakui sendiri oleh Vokalis band Seventeen, Riefian Fajarsyah alias Ifan Seventeen

Padahal, lelaki 36 tahun ini sudah berusaha kuat dan ikhlas dalam menghadapi cobaan tersebut.

"Aku selalu berusaha kuat. Tapi misalnya di jalan denger suara ambulans masih sering merinding. Dan itu adalah reaksi badan yang nggak bisa aku tolak. Karena pas kejadian itu lima detik sekali selalu denger suara ambulans," kata Ifan Seventeen di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (29/10/2019).

Ifan Seventeen juga terkadang tiba-tiba down saat tanpa sadar mengingat momen bareng istrinya, Dylan Sahara maupun personel Seventeen lainnya.


"Jadi kalau ada momen yang nyetil itu pasti akan tenggelam (trauma) lagi. Kalau nggak sih ya nggak. Kalau lihat cuplikan video terus ketemu anak-anak mas Herman, Bani, Andi, itu ingat lagi," kata Ifan Seventeen.

"Misalnya kalau jalan, eh ini biasa makan sama Dylan nih. Jadi kadang-kadang kalau ada momen aja selalu muncul trauma itu," ujar dia lagi.

Ifan Seventeen dan Juliana Moechtar [Suara.dom/Marni]
Ifan Seventeen dan Juliana Moechtar [Suara.dom/Marni]

Seperti diketahui, personel Seventeen yakni Bani (bass), Herman (gitar) dan Andi (drum) meninggal dunia akibat terjangan tsunami pada 22 Desember 2018. Istri Ifan, Dylan Sahara, juga jadi korban meninggal. [Sumarni]

Terkait

Load more