Sabtu, 18 Januari 2020

Satu Tahun Konsumsi Ganja, Rifat Umar: Saya Sangat-sangat Menyesal

"Awalnya coba-coba karena butuh inspirasi," ungkap Rifat Umar.

Tinwarotul Fatonah
cloud_download Baca offline
Rifat Umar. (Matamata.com/Sumarni)
Rifat Umar. (Matamata.com/Sumarni)

Matamata.com - Rifat Umar mengungkapkan penyesalannya telah menggunakan narkoba jenis ganja. Ia mengakui sudah satu tahun terakhir ini mengonsumsi barang haram itu.

"Saya sangat-sangat menyesal. Semoga dengan kejadian ini bisa jadi titik balik saya," ucap Rifat Umar saat polisi merilis kasusnya di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Jumat (4/10/2019).

Diakui Rifat, ia baru satu tahun memakai ganja dengan alasan awal coba-coba. Pun, ia menjadi ketergantungan karena merasa butuh ketenangan dan inspirasi.


"Jujur saya baru setahun pakai narkoba jenis ganja. Awalnya coba-coba," bebernya, "Saya kan sudah tidak bergerak di bidang entertain. Saya bekerja di perusahaan gaming. Jadi content creator. Ya mungkin butuh banyak inspirasi, makanya saya menggunakan narkoba jenis ganja ini."

Rifat pun menegaskan pada media kalau dirinya tak terlibat dalam pengedaran narkoba. Ia hanya pemakai.

Rifat Umar (Dok Istimewa)
Rifat Umar (Dok Istimewa)

Tak hanya dirinya, cewek berinisial T yang ikut tertangkap bersamanya juga tak terlibat. Rifat menegaskan cewek itu adalah pasangannya.

Pemain Lenong Bocah ini juga mengucapkan terima kasih pada polisi dan wartawan yang sudah peduli dengan kasusnya.

"Saya terima kasih kepada pihak kepolisian. Karena kalau tidak ada bapak-bapak yang sangat perhatian ini, mungkin penyalahgunaan narkoba ini akan terus berlanjut," katanya.

Seperti diketahui, Rifat Umar ditangkap polisi di kamar kosnya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (2/10/2019) malam.

Dari tangan Rifat Umar, petugas menyita barang bukti berupa tiga kertas berisi ganja, empat plastik sedang berisi ganja, satu kaleng berisi ganja, satu klip plastik besar berisi ganja.

Polisi juga menyita satu set alat hisap sabu dan satu unit mobil.

Terkait

Load more