Kamis, 17 Oktober 2019

Posting Berita Video Porno PNS Jabar, Iwan Fals: Ada yang Punya Linknya

Postingan Iwan Fals langsung diguyur komentar netizen.

Madinah
Iwan Fals. (Suara.com/Wahyu Tri Laksono)
Iwan Fals. (Suara.com/Wahyu Tri Laksono)

Matamata.com - Iwan Fals memposting tangkapan layar pemberitaan viral terkait video porno diduga dibintangi PNS Jawa Barat yang dimuat salah satu media.

Dalam tulisan postingannya, akun Twitter Iwan Fals menuliskan kata-kata yang terkesan minta dikirimkan link video tersebut.

Capture cuitan Iwan Fals di Twitter soal video PNS Jabar.
Capture cuitan Iwan Fals di Twitter soal video PNS Jabar.

"Ada yang punya linknya," tulis akun Twitter Iwan Fals dengan bubuhan emoticon wajah mengenakan kacamata.

Penelusuran MataMata.com, berita tersebut berjudul "Wow! VideoPNS Jabar Diburu Warganet" sekira delapan jam lalu dan masuk dalam kategori berita utama.


Postingan Iwan Fals langsung dikomentari netizen.

Iwan Fals. (Suara.com)
Iwan Fals. (Suara.com)

"Sempet-sempetnya Mas Iwan posting begituan,"tulis MoelyonovDjalil.

"Pantes udah nggak bikin lagu kritik pemerintah. doyannya beginian," lanjut @eryghifar.

"Astagfirullah, udah bau tanah juga," timpal @Bimo93364522.

Sebelumnya diberitakan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat mengklaim viral foto dan video wanita berhijab beradegan syur dengan seragam pegawai negeri sipil (PNS) tidak terdaftar sebagai PNS Pemprov Jabar.

Kepala Bidang Pengembangan dan Karir BKD Jabar, Dedi Mulyadi mengatakan, pihaknya melalui sistem deteksi wajah telah membandingkan wajah oknum tersebut dengan foto pegawai yang terdapat dalam database PNS Provinsi Jabar.

"Yang bersangkutan bukan PNS Pemprov Jawa Barat," kata Dedi seperti dikutip Ayobandung.com--jaringan Suara.com, Kamis (19/9/2019).

Menurutnya, pihaknya telah bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk mengidentifikasi wajah wanita berseragam PNS berlambang Jabar yang beradegan panas di dalam mobil. Foto dan video syur wanita tersebut beredar di media sosial Twitter sejak 24 September 2019

"Dibantu Cybercrime Polda Jawa Barat, kami membandingkan (oknum) dengan foto di database PNS Provinsi Jabar menggunakan sistem database PNS Jawa Barat serta SAPK BKN," katanya.

Adapun sistem yang dimaksud adalah Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) Badan Kepegawaian Negara (BKN). Selanjutnya, pihak Pemprov Jabar akan menyerahkan kasus tersebut pada pihak kepolisian.

"Pemprov Jawa Barat pun mendukung Kepolisian Daerah Jawa Barat untuk mengusut oknum maupun penyebar foto dan video tersebut untuk ditindak sesuai hukum yang berlaku," ungkap Kepala Biro Humas dan

Terkait

Load more