Selasa, 19 November 2019

Rindukan Cucu, Gula Darah Nunung Naik saat Jalani Rehabilitasi

Gula darah Nunung sudah naik selama dua hari.

Linda Rahmadanti
Nunung (Suara.com/Muhaimin A Untung)
Nunung (Suara.com/Muhaimin A Untung)

Matamata.com - Bagus Permadi mengatakan bahwa gula darah ibunya, Nunung Srimulat sempat naik. Nunung Srimulat kini sedang menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur.

"Sempat khawatir karena mamah jarang gula darahnya naik, perawat menginfokan kepada saya kalau gula darahnya naik. Ternyata sudah dua hari," ungkap Bagus Permadi, ditemui di kawasan Jalan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (21/8/2019).

Dia bilang pemicu gula darah mantan pemain Opera Van Java (OVJ) itu naik gara-gara rindu kepada cucu-cucunya.


"Karena nggak bisa ditemuin, soalnya perawat menyampaikan mamah kangen banget sama cucunya soalnya sudah lama nggak ketemu. Semoga beberapa hari lagi bisa ketemu," sambungnya lagi.

Semenjak berada di RSKO Cibubur, Nunung Srimulat memang tidak diizinkan dibesuk selama dua minggu. Pasalnya dia sedang menjalani detoks narkoba.

Yang pasti, Bagus Permadi mendoakan supaya ibunya bisa segera lepas dari ketergantungan obat-obatan terlarang.

Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung dihadirkaan saat rilis kasus di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/7). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung dihadirkaan saat rilis kasus di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/7). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

"Kita dari keluarga besar mamah yang pasti berharap, mama cepet sembuh dalam artian kembali normal lagi. Tidak main barang itu lagi. Karena saya sudah menyampaikan kepada mamah, 'Mah sudah ini pelajaran buat mamah, jangan ada penyesalan'," kata Bagus Permadi.

"Takutnya nanti kalau disesali terus menerus mamahnya malah sakit. Mamah sih sudah ikhlas, legowo, mukanya juga sudah mulai segar," tuturnya. (Sumarni)

Terkait

Load more