Senin, 20 Januari 2020

Dikerjakan di LA, Pembuat Kostum Gundala Setara Daredevil dan Watchmen

Totalitas banget nih, kostum film Gundala pengerjaannya dilakukan di LA.

Linda Rahmadanti
cloud_download Baca offline
Konfrensi pers film Gundala yang dihadiri sejumlah pemain dan sutradara di antaranya: Abimana Aryasatya, Tara Basro, Cecep Arif Rahman dan sutradara Joko Anwar. (Revi C Rantung/Suara.com)
Konfrensi pers film Gundala yang dihadiri sejumlah pemain dan sutradara di antaranya: Abimana Aryasatya, Tara Basro, Cecep Arif Rahman dan sutradara Joko Anwar. (Revi C Rantung/Suara.com)

Matamata.com - Kostum Gundala rupanya dipersiapkan dengan serius oleh Joko Anwar beserta timnya. Bahkan untuk pembuatan kostum ini pengerjaannya dilakukan di Los Angeles, California.

"Buat di film membumi dan grande, kostum kita bikin practical. Kenapa ada kuping, armor, kenapa dibuat begitu. Kostumnya kan banyak ya," ungkap Joko Anwar, dalam jumpa pers film Gundala di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2019).

Abimana Aryasatya usai screening film Petualangan Menangkap Petir, di CGV Blitz, kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (24/8/2018). [suara.com/Ismail]
Abimana Aryasatya usai screening film Petualangan Menangkap Petir, di CGV Blitz, kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (24/8/2018). [suara.com/Ismail]

Menurut Joko Anwar, pembuatan kostum Gundala dibuat pada perusahan pembuatan kostum film Daredevil hingga Watchmen. Sutradara 43 tahun itu pun kembali mengatakan soal kualitas tak perlu diperdebatkan lagi. 

"Kita buat detail, kita desain bareng dan kita buat di LA (Los Angeles),” sambungnya. 


Abimana Aryasatya sendiri yang terbang langsung untuk pembuatan kostum tersebut menceritakan bagaimana kostum itu dibuat. Sampai-sampai Abimana mesti bertelanjang untuk pengukuran kostum itu.   

Konfrensi pers film Gundala. [Revi C Rantung/Suara.com]
Konfrensi pers film Gundala. [Revi C Rantung/Suara.com]

"Sampai sana, besoknya 3D scan satu badan. Gua pakai kolor doang, di-scan satu badan. Ya tetap buat holding untuk muka. Karena bentuk kostum kepala sama lah kayak kepala. Kebetulan yang kerja di sana banyak keturunan Indonesia,"  ungkap Abimana Aryasatya.

Suara.com/Revi Cofans Rantung

Terkait

Load more