Jum'at, 03 April 2020

Wabah Virus Corona, Uya Kuya Batasi Beli Jam Tangan Mewah

Menurut Uya Kuya dampak virus corona menyebabkan perlambatan ekonomi dunia.

Linda Rahmadanti | Yuliani
cloud_download Baca offline
Uya kuya [Matamata.com/Yuliani]
Uya kuya [Matamata.com/Yuliani]

Matamata.com - Wabah virus corona, Uya Kuya kini memilih untuk membatasi diri untuk beli jam tangan mewah

"Nggak, ini sudah lama nggak beli jam. Ekonomi dunia lagi susah, dolar lagi tinggi, jadi stop beli yang berkaitan dengan dolar dulu," kata Uya saat dijumpai di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (28/2/2020).

Uya juga menyesal belum sempat menukarkan uangnya dalam bentuk dolar. Padahal menurutnya, dia akan untung banyak apabila membeli dolar sebelum Februari.


"Biasanya sih saya suka beli dolar, cuman ini nyesel nih Februari ini nggak sempat beli dolar karena ternyata dari Rp 14.600 naik jadi Rp 13.900 jadi Rp 14.000 dan harganya jadi Rp 14.300," sambungnya.

Uya kuya [Suara.com/Yuliani]
Uya kuya [Suara.com/Yuliani]

Menurutnya, dampak penyebaran virus corona menyebabkan perlambatan ekonomi dunia. Uya Kuya juga merasa ekonomi di Indonesia turut terkena imbasnya.

"Rupiah nggak nahan krisis dunia ini gara-gara corona. Sampai rupiah aja ikut terkoreksi melemah karena ekonomi dunia pasti turun," ujar Uya Kuya.

"Semua pabrik-pabrik, barang-barang dari China stop Industri. Banyak juga stop produksi, pabrik-pabrik barang-barang dari Cina nggak bisa masuk keseluruh dunia. Akhirnya dolarnya menguat, rupiahnya nggak bisa nahan dan jadi melemah," pungkasnya.

Terkait

Load more