Senin, 27 Januari 2020

Ramai Larangan Ucapkan Selamat Natal, Kata-kata Ernest Prakasa Bikin Adem

"Kita sudah terlalu terpecah-belah karna politik. Mari jadikan Natal ini momentum damai," tulis Ernest Prakasa.

Madinah
cloud_download Baca offline
Ernest Prakasa. [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Ernest Prakasa. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Matamata.com - Ernest Prakasa unggah kata-kata bijak terkait ramai soal larangan mengucapkan selamat Natal kepadanya sebagai penganut Nasrani.

Dia tak memasalahkan jika ada sahabat yang tak mengucapkan selamat Natal kepadanya karena keimanannya.

Kata-kata bijak Ernest Prakasa soal larangan ucapkan selamat Natal. [capture Instagram]
Kata-kata bijak Ernest Prakasa soal larangan ucapkan selamat Natal. [capture Instagram]

Ini diunggah Ernest Prakasa lewat akun Instagramnya bertuliskan :

Bila Karna iman kamu tidak nyaman untuk mengucap "Selamat Natal" maka jangan ucapkan. Itu tidakmembuatku membencimu, kawan.


Di caption, Ernest berharap Natal tahun ini menjadi momen untuk berbagi kedamaian setelah sempat terpecah karena politik.

"Kita sudah terlalu terpecah-belah karna politik. Mari jadikan Natal ini momentum damai. Bagi teman-teman non-Kristen yang tidak nyaman mengucapkan, tidak perlu dipermasalahkan. Bagi yang mengucapkan, saya haturkan terimakasih.

Selamat Natal, kiranya damai Allah beserta kita semua, sekarang dan selama-lamanya," tulis Ernest Prakasa.

Sebelumnya muncul imbauan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait larangan ucapan selamat Natal kecuali untuk Wakil Presiden Ma'ruf Amin menambah besar polemik yang berkembang di masyarakat. 

Terkait

Load more