Kamis, 17 Oktober 2019

Perempuan Tanah Jahanam Minim Hantu, Joko Anwar: Manusia Lebih Serem!

"Ya karena manusia lebih serem dari setan. Iya nggak sih?" kata Joko Anwar.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe
Joko Anwar (MataMata.com/Revi Cofans Rantung)
Joko Anwar (MataMata.com/Revi Cofans Rantung)

Matamata.com - Lewat film horor terbarunya, Perempuan Tanah Jahanam, Sutradara Joko Anwar kembali membuat gebrakan baru. Dalam film itu, Joko Anwar tidak menghadirkan banyak hantu.

Disinggung soal itu, Joko menjawab dengan sindiran sarkastik. Dia mengatakan manusia saat ini lebih seram ketimbang hantu.

Joko Anwar. [suara.com/ Nanda Hadiyanti]
Joko Anwar. [suara.com/ Nanda Hadiyanti]

"Ya karena manusia lebih serem dari setan. Iya nggak sih? Kalau misalnya manusia berbuat jahat lebih mengerikan. Daripada takut hantu mending takut sama manusia. They can lebih kejam," kata Joko Anwar di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Kamis (10/10/2019).

Lagipula, Joko Anwar sudah menyiapkan skenario Perempuan Tanah Jahanam sejak sepuluh tahun silam. Sutradara Gundala ini pun berkomitmen ingin membuat karya yang juga bisa memberikan efek terhadap dirinya langsung.


"Kebetulan aku penonton film horor, yang paling jelek sekalipun aku tonton. Jadi memang aku bertanya ke diri aku sebagai penonton horor, seperti apa yang bikin aku takut. Dan ketika aku nulis skenario ini takut, minta ditemenin," ujar Joko Anwar.

"Jadi emang dari awal awal nanya gimana bikin film horor yang pembuatnya sendiri takut. Kalian takut juga kan pasti. Rasa itu yang mau disampaikan," katanya lagi sembari tertawa.

Meskipun begitu, Joko Anwar tetap tidak bisa melepas karakter ibu hamil di setiap filmnya. Ditanya itu, dia tidak bisa menjawab.

"Saya selalu mempertanyakan kenapa seorang anak dilahirkan. Apakah orangtua lahirkan anak di dunia ini untuk kepentingan dia atau anaknya. Itu pertanyaan yang nggak bisa dijawab sampe sekarang," ujar Joko Anwar.

Joko Anwar. (Suara.com/Nanda Hadiyanti)
Joko Anwar. (Suara.com/Nanda Hadiyanti)

Seperti diketahui, Perempuan Tanah Jahanam mengisahkan soal Maya (Tara Basro) yang pulang ke kampung halamannya untuk mengurus harta warisan. Di situ, dia ditemani oleh sahabat baiknya, Dini (Marissa Anita).

Setibanya di sana, mereka berdua mengalami kejadian yang memicu adrenalin. Desa yang didatangi rupanya menyimpan kutukan kelam.

Rencananya film ini akan tayang di bioskop pada 17 Oktober 2019. [Sumarni]

Terkait

Load more