Minggu, 20 Oktober 2019

14 Program Disanksi KPI, Tayangan Kartun Ini Langsung Disorot

Netizen ramai-ramai sayangkan acara kartun kok ikut dicekal.

Tinwarotul Fatonah
14 program disanksi KPI. (Instagram/kpipusat)
14 program disanksi KPI. (Instagram/kpipusat)

Matamata.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) belum lama ini mengumumkan 14 program yang dapat surat peringatan.

Dari semua program yang dikasih 'surat cinta' oleh KPI, ada satu program langsung jadi sorotan dan perbincangan netizen.

Yakni kartun Spongebob Squarepants yang tayang di GTV.

Netizen nggak habis pikir karena kartun Spongebob Squarepants justru dicekal sementara banyak sinetron remaja lolos.


Kartun Spongebob Squarepants. (Instagram/@spongebob)
Kartun Spongebob Squarepants. (Instagram/@spongebob)

"Sinetron di S*TV...lolos semua??? Padahal nggak mendidik semua tuh sinetron...sumpah!!" komentar netizen.

"Spongebob kenapa dikasih sanksi? Itu acara seperti brownis, rumah uya kuya, pagi2 pasti happy, pesbukers yang harusnya dikasih sanski," komentar netizen lain.

"Ngakak gue spongebob disanksi. Padahal kalau dilihat bener-bener setiap episodenya mempunyai pesan-pesan yang baik.......lah kalau kang gosip, sinetron pesan nya apa? Tutoriali Cinta-cintaan.....wwkwkwk," kritik lainnya.

14 program disanksi KPI. (Instagram/kpipusat)
14 program disanksi KPI. (Instagram/kpipusat)

Seperti yang dituliskan di website resmi KPI, mereka mengsanksi 14 program TV antara lain: Program Siaran Jurnalistik “Borgol” GTV, "Big Movie Family: The Spongebob Squarepants Movie" GTV, "Ruqyah" Trans 7, "Rahasia Hidup" ANTV, "Rumah Uya" Trans 7, "Obsesi" GTV, Promo Film "Gundala" TV One, "Ragam Perkara" TV One, "DJ Sore" Gen FM, "Heits Abis" Trans 7, "Headline News" Metro TV, "Centhini" Trans TV, "Rumpi No Secret" Trans TV, dan "Fitri" ANTV

Dilansir dari kpi.go.id, dijelsakan wakil ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo dari sekian banyak program itu ditemukan jenis pelanggaran seperti adanya muatan kekerasan, adegan kesurupan, adegan horor, pemanggilan arwah, konflik pribadi, dialog dan gerakan sensual, ungkapan kasar, penayangan identitas pelaku pelecehan seksual, adegan berbahaya, privasi, dan pelecehan status kelompok tertentu.

Terkait

Load more