cancel
Minggu, 20 September 2020

Berat Badan Harus Stabil di Angka 47, YouTuber Bongkar Sisi Kelam K-Pop

Euodias, wanita Korea berdarah Korea-China membuka tabir gelap dunia K-Pop.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe
cloud_download Baca offline
Euodias. (Instagram/@euodias)
Euodias. (Instagram/@euodias)

Matamata.com - Aliran musik bergenre K-Pop dan drama Korea banyak digilai penggemar seluruh dunia. Sayangnya, apa yang terjadi di balik dunia K-Pop sungguh membuat publik terhenyak.

Lewat wawancara dengan  BBC News,   Euodias, wanita berdarah Korea-China membuka tabir gelap dunia K-Pop. 

Wanita kelahiran Inggris ini mengaku ingin jadi idol K-Pop sejak usia belia dan ia mendapat lampu hijau ketika pulang ke rumah neneknya di Korea. 

"Ketika berkunjung ke rumah nenek di Seoul, aku ikut audisi dengan 2000-an orang. Setelah 6 jam antre dan duduk di lantai, saya dipanggil bersama kelompok 10 besar," ujar Euodias.


"Awalnya aku mengutip monolog drama Korea, tapi mereka memintaku menyanyi dan menari. Aku tidak siap, tapi bisa melakukannya dengan sedikit improvisasi," lanjutnya.

Singkat cerita Euodias akhirnya lolos audisi dan ia diminta kembali dalam waktu beberapa hari untuk membicarakan kontrak.

Euodias kemudian mengungkap isi kontraknya dengan jelas.

Euodias. (Instagram/@euodias)
Euodias. (Instagram/@euodias)

Ia diminta pindah ke Korea dan tinggal di asrama untuk dilatih lebih ketat. Perusahaan juga menulis, mereka bisa menyingkirkan trainee kapan saja jika dianggap tak cukup baik untuk dilejitkan.

"Kalau saya berhenti sebelum kontrak habis, saya harus membayar ongkos pelatihan yang bisa mencapai ribuan dolar," ujarnya yang saat itu mengambil kontrak selama 2,5 tahun.

Ia juga berkata, para trainee akan mendapat nama panggung. Namun, mereka lebih sering dipanggil sesusai dengan nomor urut yang menempel di baju.

"Rasanya aneh, seperti subyek percobaan di laboratorium," ujarnya.

Kelaparan dan pingsan adalah hal yang dianggap normal selama masa training. Mereka akan dipaksa menstabilkan berat badan di angka 47, tak peduli berapa umur dan tinggi badan pada trainee.

Euodias. (Instagram/@euodias)
Euodias. (Instagram/@euodias)

Singkat cerita, debut Euodias semakin dekat dan ia sangat disarankan untuk melakukan operasi plastik. Ia hampir saja setuju hingga suatu hari ia memutuskan untuk tak memperpanjang kontrak.

Rupanya, ini memang keputusan tepat. Meskipun ia tak jadi debut sebagai anggota girl group, tapi ia lega karena bisa lepas dari ikatan agensi di waktu yang tepat.

Ia yang berusia 18 tahun pun kembali ke Inggris untuk melanjutkan pendidikannya. Bangga memiliki kendali penuh atas dirinya sendiri, Euodias memutuskan berkarier sebagai Youtuber cantik sekarang. [Rima Suliastini]

Terkait

Load more