cancel
Kamis, 13 Agustus 2020

Via Vallen Trauma Ingat Ancaman Pembunuhan di Tembok Rumah

Usai mobil mewahnya dibakar, pedangdut Via Vallen mengaku trauma.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe | Yuliani
cloud_download Baca offline
Via Vallen (MataMata.com/Revi Cofans Rantung)
Via Vallen (MataMata.com/Revi Cofans Rantung)

Matamata.com - Mobil Via Vallen dibakar pada Selasa (30/7/2020) jelang subuh. Pelaku yang diketahui bernama Pije sudah dinaikkan statusnya jadi tersangka. 

Usai mobil mewahnya dibakar, pedangdut Via Vallen mengaku trauma. Sebab, dia menemukan ancaman pembunuhan dari pelaku lewat tulisan di tembok rumahnya.

"Terornya dari dia juga ditulis di tembok kata-katanya nggak jelas, yang bisa dibaca cuma 'mati kalian'," kata Via Vallen saat dihubungi, Minggu (5/7/2020).


Kendati takut dan sedih, Via terus berusaha untuk tegar. Dia memasrahkan segalanya pada Tuhan, karena dia sadar semua di dunia hanya titipan. 

"Ya kalau dibilang takut, ada sedikit ketakutan. Cuma saya nggak mau terlalu mikirin kayak gitu. Karena kemarin saya nenangin diri ya saya udah tenang, nggak bingung lagi, jadi saya punya Allah bakal kembali ke dia, termasuk mobil Alphard saya. Karena kan emang yang saya punya semua cuma titipan kalau Allah," ujarnya.

Mobil Via Vallen dibakar oknum. (Instagram/@viavallen)
Mobil Via Vallen dibakar oknum. (Instagram/@viavallen)

Kepada penyidik, Pije mengaku sakit hati karena Via Vallen menolak ditemuinya di rumah makanya nekat bakar mobil. Dia dijerat pasal 187 ayat 1 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.

Terkait

Load more