cancel
Rabu, 12 Agustus 2020

Pelaku Ngelantur saat Diinterogasi, Via Vallen Minta Polisi Jangan Percaya

"Si pelaku loh dari awal diinterogasi polisi jawabannya udah mencla-mence, ngelantur gitu, kok ya dipercaya dan motif yang belum tentu kebenarannya," ujar Via Vallen.

Linda Rahmadanti
cloud_download Baca offline
Via Vallen. (Suara.com/Wahyu)
Via Vallen. (Suara.com/Wahyu)

Matamata.com - Via Vallen membantah keluarganya tak pernah menghina Pije, pelaku yang membakar mobil Alphard miliknya. 

"Demi Allah nggak ada satupun anggota keluarga saya pernah bilang kayak gitu," kata Via Vallen di Instagram Stories, Kamis (2/7/2020).

Menurut Via, Pije datang ke rumahnya sudah dalam keadaan mabuk. Ketika membakar mobil hingga diamankan polisi, Pije juga masih dalam pengaruh minuman keras.

Karena hal itulah, Via Vallen meminta pihak kepolisian tak langsung percaya dengan keterangan Pije. 


"Si pelaku loh dari awal diinterogasi polisi jawabannya udah mencla-mence, ngelantur gitu, kok ya dipercaya dan motif yang belum tentu kebenarannya," ujarnya.

Mobil Via Vallen dibakar saat diparkir di depan rumahnya pada Selasa (30/6/2020) jelang subuh. Pelaku yang belakangan diketahui bernama Pije kemudian menyerahkan diri ke kantor polisi.

Pije kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan botol air mineral yang masih tercium aroma bensin.

Sementara di tas pelaku, polisi menemukan jenglot dan bambu kuning. Dalam pemeriksaan, Pije mengaku kesal dengan Via karena diusir oleh keluarga biduan itu. Bukan cuma diusir, Pije juga mengaku dihina karena pakaiannya lusuh. (Yazir Farouk)

Terkait

Load more