Rabu, 15 Juli 2020

Kabarnya Akan Diproses Hukum usai Manggung saat Pandemi, Rhoma Irama: Aneh

"Bahkan malam minggunya ada wayang golek sampai pagi. Jadi tiba-tiba ada berita saya mau diproses hukum ini buat saya aneh aja," ujar Rhoma Irama.

Linda Rahmadanti
cloud_download Baca offline
Rhoma Irama (Suara.com/Wahyu Tri Laksono)
Rhoma Irama (Suara.com/Wahyu Tri Laksono)

Matamata.com - Rhoma Irama menilai tidak adil saat penampilannya di Kabupaten Bogor pada 28 Juni lalu dipermasalahkan bahkan sampai akan diproses hukum. 

Rhoma Irama menegaskan bahwa dirinya hadir di acara tersebut sebagai seorang tamu, bukanlah untuk tampil sebagai pengisi acara. 

"Sebetulnya begini, saya datang itu atas undangan dari Pak Surya. Karena dengan catatan tidak akan menyelenggarakan penampilan Soneta Group. Saya datanglah dengan sendirian, dengan pakai baju sederhana aja, nggak pakai jas atau batik. Karena undangan Pak Surya ini ya kumpul-kumpul aja," kata Rhoma Irama di Instagram.

Sampai di tempat, Rhoma Irama melihat acara tersebut ramai dengan orang-orang yang terdiri dari tamu undangan dan masyarakat setempat.


Di sana juga ada panggung musik dengan sejumlah penyanyi terkenal dari Jakarta.

Rhoma Irama dan Ridho Rhoma (Evi Ariska/Matamata.com)
Rhoma Irama dan Ridho Rhoma (Evi Ariska/Matamata.com)

"Bahkan malam minggunya ada wayang golek sampai pagi. Jadi tiba-tiba ada berita saya mau diproses hukum ini buat saya aneh aja. Seandainya mau diproses hukum tentunya kan Ibu Bupati yang punya wilayah, begitu berdirinya panggung itu sejak Sabtu, mestinya dilarang. Bahkan malamnya ada wayang golek, mestinya dilarang. Paginya ada penampilan musik, mestinya dilarang," ujar Rhoma Irama.

Rhoma Irama pun merasa tak adil jika kesalahan seluruhnya diarahkan kepadanya. Lelaki 73 tahun ini pun merasa diperlakukan tak adil atas segala pemberitaan yang selama ini beredar.

Rhoma Irama
Rhoma Irama

"Saya datang sore hari, tapi tiba-tiba kenapa saya yang jadi sasaran. Saya yang mempertanggung jawabkan ini. Ini saya rasa nggak fair ya. Saya harap juga Bupati bercanda saja. Sebab kalau memang serius, yang bertanggung jawab adalah yang menyelenggarakan pergelaran. Yang mengadakan acara itu," jelas Rhoma Irama sambil tertawa heran. (Ferry Noviandi)

Terkait

Load more